63
Tujuh jenis emosi meliputi gembira, marah,
berpikir, kuatir, sedih, takut, dan kaget. Dalam batas-batas
tertentu, ketujuh emosi itu merupakan ekspresi perasaan yang normal
dan tidak menyebabkan timbul penyakit. Namun, apabila ketujuh emosi
melampaui batas normal, maka mudah menyebabkan terjadi berbagai
macam penyakit. Hal ini disebabkan karena emosi yang tidak
terkendalikan, selain sering mengganggu peredaran Chi dan Xie-darah,
juga mengacaukan fungsi Cang Fu 64
(Organ dalam -
peny). Karena itu, ketujuh macam emosi abnormal dapat merupakan
penyebab penyakit yang penting.
Aktivitas kejiwaan atau emosi berhubungan erat
dengan organ-organ dalam, karena Cing dan Chi di dalam organ-organ
itu merupakan dasar materi dari aktivitas kejiwaan dan emosi. Selain
itu, segala rangsangan dari luar yang menimbulkan perubahan kejiwaan
atau emosi selalu mengganggu fungsi organ Cang Fu. Dalam buku Nei
Cing dikatakan, dalam lima Cang terkandung tujuh emosi. Dikatakan
pula, marah yang berlebihan mengganggu Kan-hati, rasa gembira yang
berlebihan mengganggu Sin-Jantung, berpikir yang berlebihan
mengganggu Pi-limpa, dan sedih yang berlebihan mengganggu
Shen-ginjal. Gangguan terhadap Cang Fu itu, yang terpenting dan
menonjol berupa gangguan terhadap aktivitas fungsional Chi dari
organ yang bersangkutan, yaitu dengan mengakibatkan turun-naiknya
Chi menjadi tidak normal dan fungsi Chi serta Xiedarah menjadi kacau.
Berikut ini diuraikan mekanisme berbagai macam penyakit sehubungan
dengan keadaan emosi yang berlebihan.
1. Marah
Marah merupakan emosi yang dikeluarkan oleh
Kan-hati. Karena Kan-hati menguasai Su Sie-lancar (berfungsi sebagai
pelancar), maka marah yang berlebihan mengakibatkan Chi dari Kan-hati
naik ke atas secara tidak normal, yang diikuti naiknya Xie-darah;
Chi dan Xie-darah yang naik ke atas secara tidak normal itu dapat
menimbulkan perdarahan di bagian atas tubuh, seperti muntah darah,
epistaksis, dan perdarahan di otak. Apabila Chi dari Kan-hati
menindas Pi-limpa, maka emosi marah juga bisa menimbulkan diare yang
disertai dengan perasaan kembung dan sakit pada daerah perut bagian
atas.
2. Gembira
Emosi
gembira dapat mengendurkan Chi. Gembira merupakan emosi yang
dikeluarkan oleh Sin- Jantung. Dalam keadaan biasa, gembira dapat
mengendurkan ketegangan, melancarkan peredaran Chi dan Xie-darah.
Namun, rasa gembira yang berlebihan dapat mengakibatkan buyarnya Chi
dari Sin-jantung, yang disertai hilangnya semangat dan perhatian.
Bahkan pada kasus tertentu, Sin Chi yang buyar itu tidak dapat
berkumpul kembali sehingga menimbulkan gejala palpitasi, tidak dapat
tidur, bahkan dapat terjadi kelainan jiwa. Pada kasus tertentu,
kegembiraan yang datang mendadak dan melampaui batas dapat
mengakibatkan hilangnya Sin Chi sehingga dapat menyebabkan kematian
mendadak 65.
3. Sedih
Sedih
merupakan emosi yang terkandung dalam Fei-paru-paru dan dapat
mengurangi kekuatan Chi. Kesedihan yang melampaui batas dapat
mengakibatkan depresi, hilang semangat dan mengurangi Fei Chi.
Gejalanya, napas pendek, batuk kering, dada terasa penuh, juga
mengakibatkan tubuh mudah terserang patogen luar, misalnya patogen
angin, patogen panas, dan patogen dingin.
4. Kaget
Kaget yang
datang mendadak dapat mengakibatkan fungsi Chi menjadi kacau,
kemudian berkembang menjadi hilangnya keseimbangan antara Chi dan
Xie-darah. Karena itu, Sin-jantung kehilangan pemasok Chi dan
Xie-darah. Demikian juga Sen-jiwa kehilangan penunjangnya. Gejala
yang timbul antara lain penderita merasa bingung, tidak tenang,
bahkan pada keadaan yang parah dapat menyebabkan kelainan jiwa66.
5. Takut
Rasa takut
dapat menyebabkan Chi turun. Apabila rasa takut menjadi berlebihan,
maka menyebabkan Shen-ginjal tidak dapat mengendalikan air besar dan
air kecil sehingga terjadi poliuri (sering kencing), inkontinensi (tidak
dapat menahan air kencing), atau buang air besar yang tidak
terkendalikan.
6. Berpikir
Berpikir
merupakan aktivitas fungsional dari Sin-jantung. Namun, berpikir
yang melampaui batas dapat mengganggu Pi Chi. Hal itu mengakibatkan
peredaran Chi terhalang dan fungsi transportasi dan transformasi Pi-limpa
tidak dapat berjalan dengan normal sehingga menimbulkan gejala dada
terasa penuh, perut terasa kembung, tidak ada nafsu makan, dan diare.
7. Kuatir
Kekuatiran
yang terlalu lama dapat mengakibatkan terhalangnya Chi, terutama Chi
dari Kan-hati. Karena Kan-hati berfungsi sebagai pelancar, maka
kalau Kan Chi terhalang, hal itu menyebabkan gangguan fungsi Pi-limpa,
sehingga timbul gejala sakit hipokondrium, tidak nafsu makan, dan
perut kembung. Kekuatiran yang berkepanjangan dapat mengakibatkan
Api dari Sin-jantung terlalu membara sehingga timbul gejala tidak
dapat tidur, jantung berdebar-debar, dan banyak curiga.
Ketujuh jenis emosi abnormal itu dapat
mengganggu fungsi organ Cang Fu. Namun, sebaliknya, fungsi Cang Fu
yang abnormal juga dapat menyebabkan kelainan emosi, misalnya
penderita penyakit Kan-hati sering gelisah dan mudah marah.
Penderita penyakit Sin-jantung sering tertawa sendiri atau menangis
sendiri, atau sebentar tertawa sebentar menangis. Contoh itu sesuai
dengan apa yang dikatakan dalam buku Nei Cing, Kan Chi dalam keadaan
Xi menyebabkan rasa takut, dalam keadaan She menyebabkancepat marah.
Sin Chi dalam keadaan Xi menyebabkan rasa sedih, sedangkan dalam
keadan She menyebabkan kegembiraan di luar batas dan tertawa tidak
ada hentinya.
Selain dapat mengakibatkan terjadi penyakit,
ketujuh jenis emosi juga dapat mempengaruhi proses perkembangan
penyakit. Misalnya emosi yang negatif dapat memperberat penyakit
pasien, bahkan menyebabkan penyakit memburuk dengan cepat. Namun,
emosi yang positif dapat mempercepat proses penyembuhan penyakit.
note
|
63 . DASAR TEORI ILMU AKUPUNKTUR, Sim Kie Jie, Grasindo.
64 . Untuk membedakan dengan pengertian kedokteran Barat, organ
Cang Fu ditulis dengan istilah Tionghoa sebagai awalan,
disusul dengan pengertian istilah itu dalam kedokteran Barat.
Misalnya Sin-jantung, Pi-limpa, Kan-hati, Fei-paru-paru, dan
Shen-Ginjal. Yang menarik adalah penjelasan tentang teori
penyebab Penyakit yang terdapat dalam buku karya Putu Oka
Sukanta yang berjudul Terapi Pijat Tangan :
Ilmu akupunktur adalah ilmu yng menentukan penyebab penyakit
tidak berdasarkan nama kuman, bakteri, atau virus yang
menyerang tubuh, seperti yang dilakukan oleh kedokteran
modern. Akupunktur yang dalam hal ini akupresur, menjadikan
perubahan alam, iklim, udara, emosi, kesalahan adaptasi
terhadap lingkungan, dan pola hidup sebagai penyebab penyakit
–tambahan dari penyusun.
65. Mungkin
hal ini sering terjadi pada kasus penyalahgunaan Narkoba,
yaitu munculnya euphoria yang mendadak dan berlebihan.
– tambahan dari penyusun.
66 .
Dari sini kita dapat mengerti kenapa Nabi Muhammad marah
ketika ada sahabatnya yang membuat kaget sahabat yang lain.
Ternyata kaget dapat mengganggu kejiwaan. – tambahan
dari penyusun.
|
|