countreg.com
ISLAMIC MEDIA
[ http://islamic.xtgem.com ]




oleh:

Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz Rahimahullah

 

Sesungguhnya mendengarkan lagu-lagu itu adalah haram dan suatu kemungkaran, dan juga termasuk salah satu penyebab penyakit hati. Kekerasan hati dan berpalingnya ia dari dzikir kepada Allah dan shalat. Sebagian ulama menafsirkan firman Allah SWT. "Dan diantara manusia (ada) orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna." (Qs. Lukman: 6) Bahwa yang dimaksud dengan "perkataan yang tidak berguna" dalam ayat ini adalah lagu-lagu.

 

Abdullah bin Mas'ud r.a. bersumpah bahwa yang dimaksud dengan "perkataan yang tidak berguna" adalah lagu-lagu. Dan bila lagu-lagu ini disertai dengan alat-alat musik seperti biola, gitar, gendang dan lain sebagainya, maka keharamannya semakin tegas. Sebagian ulama menyebutkan bahwa lagu-lagu yang diserta idengan alat-alat musik hukumnya haram berdasarkan ijma' para ulama. Jadi kita harus berhati-hati dalam perbuatan ini.

 

Dalam hadits shahih Rasulullah shallallahu 'alahi wa sallam bersabda: "Akan ada dari ummatku nanti suatu kaum yang menghalalkan perzinahan, sutra, khamar dan alat musik."

 

Saya wasiatkan kepadamu dan kepada yang lain untuk mendengarkan siaran Al-Qu'ran Al-Karim, ceramahceramah dan suara religius (keagamaan) lainnya. Karena banyak manfaat dan menyibukkan diri dari mendengarkan lagu dan musik. Adapun yang disyariatkan dalam resepsi pernikahan adalah memukul dup (rebana) yang disertai dengan lagu biasa yang tidak mengajak kepada sesuatu yang diharamkan dan tidak pula pujian terhadap sesuatu yang haram, yang dirayakan pada suatu malam khusus untuk wanita, dengan tujuan mengumumkan pernikahan itu dan untuk membedakannya dengan pernikahan yang syar'i sebagaimana yang dijelaskan dalam hadits shahih tentang itu dari Rasulullah.

 

Adapun thubl (gendang) tidak boleh dipukul pada saat pesta perkawinan, cukup dup saja. Dan tidak boleh menggunakan pembesar suara dalam mengumumkan suatu pernikahan, dan juga tidak boleh melantunkan lagu-lagu yang dianggap biasa namun mengandung fitnah besar, akibat yang jelek dan ganguan kepada orang-orang muslim. Dan juga tidak boleh terlalu lama. Tetapi cukup bahwa pernikahan itu telah diketahui oleh umum. Karena dengan memperpanjang waktu pesta itu hingga larut malam, akan memperlambat seseorang shalatshubuh atau ketiduran lalu tidak menunaikannya tepat pada waktunya, dan ini termasuk perbuatan orang-orangmunafiq.

 

Berikut ini adalah dalil-dalil yang menunjukkan haramnya lagu yang dinukil dari perkataan dan pendapat salafus-shalih (orang-orang shalih dulu) semoga Allah meridhai mereka.

  • Abu Bakar Ash-shiddiq semoga Allah meridhainya berkata: "lagu dan musik adalah seruling setan".

  • Imam Malik bin Anas semoga Allah meridhainya berkata: "lagu-lagu itu hanya dilakukan oleh orang-orang fasik diantara kita".

  • Orang-orang syafi'iyyah (pengikut mazhab syafi'i) mempersamakan lagu dengan kerusakan dan kebatilan.

  • Imam Ahmad semoga Allah meramatinya berkata: "lagu itu menimbulkan kemunafikan dalam hati, jadi saya tidak tertarik"

  • Sahabat-sahabat Imam Abu Hanifah semoga Allah merahmati mereka berkata: "menyimak lagu adalah suatu kefasikan."

  • Umar bin Abdul Aziz semoga Allah merahmatinya berkata: "lagu itu awalnya dari setan dan akhirnya dapat murka Allah".

  • Imam Qurthubi semoga Allah merahmatinya berkata: "lagu itu dilarang berdasarkan Al-Qur'an dan Sunnah".

  • mam Abu Sholah semoga Allah merahmatinya berkata: "lagu yang disertai alat (musik) diharamkan berdasarkan 'ijma (kesepakatan ulama)."

    http://www.ummusalma.wordpress.com

  • Jangan tertipu dengan “sandiwara perang” mereka untuk menciutkan nyali kita. Mereka seakan-akan dua pasukan besar yang sedang berperang. Satu pasukan menolong kita, dan pasukan yang lain akan mencelakakan kita. Anggap saja para pemabuk89 sedang bermain sandiwara.

  • Jangan terhasut ketika paranoid Anda kambuh dan mendengar kata-kata kasar dari orang-orang di sekeliling Anda karena bukan orang-orang di sekeliling Anda yang berbicara melainkan setan dalam pusat pendengaran di otak Anda yang men-dubbing. Begitu juga bagi orang yang bisa mendengar pembicaraan orang-orang yang terdengar sedang menjelek-jelekan dirinya dari jarak 200 meter.

  • Dengan tipuan apapun, jangan mau merusak diri sendiri. Contohnya jika kita disuruh oleh “Jin yang baik” memasukan air yang telah diberi doa-doa Ruqyah ke dalam lubang telinga kita agar setan yang ada di dalam telinga kita kepanasan. Setan pun berakting pura-pura kepanasan sehingga kita bersemangat untuk memasukan lebih banyak air ke dalam telinga kita sebagai pembalasan terhadapapa yang telah mereka lakukan kepada kita. Setelah kita sadar bahwa kita tertipu dan telinga penuh dengan air, mereka akan menjelaskannya sambil mencemooh kita yang mau saja dikerjain.

  • Hentikan usaha ingin mengetahui siapa mereka, bagaimana strategi mereka, darimana asalnya, berapa jumlahnya, di mana mereka berada, dan sebagainya. Yang harus diusahakan adalah bagaimana caranya agar Anda dapat segera pulih seperti sediakala. Ibaratnya jika ada ular berbisa di tubuh Anda, segeralah ular itu disingkirkan dari tubuh Anda. Tak perlu membuang waktu dengan ingin mengetahui jenisnya apa, asalnya darimana, panjangnya berapa. Setan lebih berbahaya daripada ular berbisa karena akan menghancurkan kebahagiaan dan kesuksesan hidup Anda di dunia dan di akhirat serta selagi Anda masih bisa ditolong dan error di otak belum terlalu parah.

WALLAHU A’LAM

 

note


89. Minuman setan adalah setiap minuman yang memabukkan. Artinya, setiap waktu mereka dalam keadaan mabuk. Mempercayai atau menghormati ocehan pemabuk merupakan tindakan orang yang dungu. Memang sulit untuk tidak terpedaya oleh akting mereka bagi orangorang yang bisa berkomunikasi dengan setan hanya pada waktu-waktu tertentu dan jarang; apalagi bila hanya melalui media manusia. Sedangkan bagi yang bisa setiap saat berkomunikasi, setelah mengalami ribuan kali tertipu, pada akhirnya akan mengetahui hal ini dan menertawakan kebodohan diri sendiri yang telah terbawa emosi- sedih, bahagia, malu, iba, takjub, takut dan sebagainya- dalam menanggapi ocehan dan akting setan.

Disarankan kepada para peruqyah untuk tidak perlu berkomunikasi dengan jin. termasuk membuang-buang waktu ingin mengislamkan mereka. jangan pula terharu mendengar pengakuan jin yang masuk Islam terutama jika sambil menyebut-nyebut kebesaran nama Anda dalam masuk Islamnya mereka. pernah salah satu pesantren, diserbu oleh pasukan jin. para kiai berkumpul untuk mengusir pasukan jin tersebut. Namun pasukan jin tersebut baru mau menghentikannya dan tak berani datang lagi setelah disebutkan kebesaran nama seorang Ulama. Akhirnya para kiai beserta murid-muridnya pun mengkultuskan sang Ulama. Setan telah berhasil mencapai maksud dan tujuan utamanya. Setan dalam pikiran kita berkomunikasi dengan kita sambil membaca pikiran kita sehingga dengan mudah mereka menipu kita melalui komunikasi yang ”menyentuh perasaan”. Banyak juga orang yang tertipu dengan pengakuan setan yang mengaku raja jin dan mengaku takluk kepadanya. Merasa bangga padahal sedang dipermainkan. Wallahu a’lam.

 



 
 

konversi html, navigasi & kompilasi chm oleh:
 
www.pakdenono.com

Mobile site creator
Build your site