|
Terapi Ibadah Haji
Ibadah Haji merupakan suatu olahraga yang
sempurna. Rohani kita diuji dengan segala macam cobaan sehingga
menjadi kuat. Penyakit rohani dapat disembuhkan dengan ibadah haji
yang menimbulkan kebahagiaan. Banyak penderita penyakit jiwa dapat
sembuh setelah kembali dari haji. Selama menunaikan ibadah haji
orang Islam mempunyai kesempatan merenung. Mereka merenungkan segala
kesalahan yang telah diperbuatnya dan bertaubat. Dengan demikian
sekembalinya dari haji terjadi perbaikan mental. ketika beribadah
haji pun kita meminum air Zam-zam yang sangat menyehatkan dan
penjelasannya dapat Anda baca buku berjudul The True Miracle Of
Zam-zam karya dr. Khalid Ghad (Dosen di Arab Academy for Science,
technology and Maritime transport, Mesir).
Silahkan baca : Manfaat Haji & Umrah bagi kesehatan, karya dr. Bahar
Azwar, SpB. K. Onk * Al-Quran & Panduan kesehatanMasyarakat, karya
Dr. R. H. Su’dan M.D, S.K. M. * dll.
Terapi Olah raga
Banyak hadis-hadis Nabi SAW. yang menegaskan
pentingnya olah raga seperti jalan kaki, balap kuda (kendaraan,
motor, mobil, dsb), bermain anggar (perang-perangan, dsb), gulat (silat,
Boxer, karate, tinju, taekwondo, dsb), memanah (menembak, lempar
lembing, dsb), balap lari, dll. di antara olah raga yang dianjurkan
oleh beliau adalah berenang dan aerobik. Semua manfaat yang dapat
diambil dari aerobik dapat diambil lebih besar pada berenang. Daya
tahan tubuh dapat ditingkatkan dengan berenang dan aerobik. Berenang
dan aerobik merupakan cara yang efisien untuk meningkatkan daya
tahan tubuh umum. Berenang dan aerobik berguna dalam pencegahan
penyakit, meningkatkan daya tahan dan kesehatan. Penderita penyakit
jiwa tertentu dapat diobati dengan berenang. Terutama untuk
penderita depresi ringan. Demikian pula penyakit jiwa lain, misalnya
Insomnia chronica atau tidak dapat tidur menahun atau kronis,
alkoholisme, kecanduan, dan lain sebagainya.
Penerbit KOMPAS menerbitkan buku berjudul
”Memahami Otak”. Dalam buku tersebut dijelaskan bahwa olah raga
tidak saja membuat badan lebih sehat tetapi juga otak lebih
cemerlang.
Terapi Sedekah
Dalam keterangan sebuah Hadist diriwayatkan
bahwa Rosululloh SAW. Bersabda, “Sucikanlah hartamu dengan zakat,
obatilah sakitmu dengan sedekah, dan sambutlah gelombang musibah
dengan do’a”. dari keterangan beberapa hadist dalam kitab Kanzul
‘Ummal dinyatakan bahwa orang yang sakit harus diobati dengan
sedekah. Pengalaman telah menunjukkan dan membuktikan bahwa
kebanyakan sedekah dapat menyembuhkan penyakit. Di dalam sebuah
hadist dinasihatkan, “Obatilah penyakit-penyakit dengan sedekah,
karena sedekah menjauhkan kehinaan, menghalangi penyakit, membuka
kesempatan untuk amalan baik dan
memanjangkan umur”
Melakukan kebaikan, termasuk dalam hal-hal
yang dapat mendatangkan kebahagiaan dan menghilangkan keresahan.
Melakukan kebaikan di sini bisa berupa sedekah, berbuat baik, dan
memberikan sesuatu yang baik kepada sesama. Semua ini merupakan satu
dari sekian banyak hal yang mampu menciptakan kedamaian di dalam
dada. Orang-orang kikir adalah orang yang paling sesak dadanya dan
sempit akhlaknya. Mereka adalah orang-orang yang kikir atas karunia
Allah. Seandainya mereka sadar bahwa apa yang mereka berikan kepada
orang lain akan mendatangkan kebahagiaan, niscaya mereka akan
berebut untuk melakukan kebaikan ini.
Terapi Bekerja
Orang-orang bijak Yunani mengobati orang yang
ditimpa keresahan, kesuntukan, dan penyakit psikologis lainnya
dengan memaksanya bekerja di ladang dan kebun. Dan hasilnya, hanya
beberapa waktu kemudian, si pasien telah kembali sehat dan
mendapatkan ketenangan. Dan katakanlah: “Bekerjalah kamu sekalian”
(QS. At- Taubah : 105). Orang-orang yang bekerja dengan menggunakan
tangannya adalah kelompok orang yang lebih bahagia, tidak terbebani,
dan tenang dibandingkan orang lain. Coba perhatikan para pekerja itu,
mereka memiliki pikiran yang bebas dan fisik yang kuat dikarenakan
gerak dan kerja mereka.
Dr. Richard Cabot seorang profesor kedokteran
di Universitas Harvard mengatakan dalam bukunya yang berjudul How
Humans Live, “Sebagai seorang dokter saya menasehatkan bahwa bekerja
telah banyak mengobati orang-orang yang menderita kelumpuhan jiwa
yang diakibatkan oleh keraguan, rasa takut, dan ketidakpastian”.
Terapi Menghindari Makanan dan Minuman Haram
Allah hanya mengharamkan sesuatu kepada umat
ini tidak lain karena kejelekannya. Allah mengharamkannya demi
melindungi mereka juga dan menjaga jangan sampai mereka memakannya.
Dalam kesehatan Nutrisi, Islam menganjurkan terhadap pemeluknya
untuk mengkonsumsi makanan dan minuman yang halalan thoyyiban (halal
lagi baik). Halal adalah suatu hal yang dibolehkan secara agama,
sedangkan Thoyyib adalah sesuatu yang baik pada dasarnya, tidak
merusak fisik dan pikiran, dan harus memenuhi syarat dari segi
kebersihan dan kesehatannya. Memakan makanan haram akan berpengaruh
terhadap perilaku seseorang, sebab makanan tersebut membentuk
sel-sel yang memiliki nature gelap (zhulmaniyah).
M.Y.T menulis: Setan tahu psikologi umat
manusia, yang hatinya akan luluh jika dinasihati, tunduk jika
mendengar suara yang berwibawa, cenderung menyukai segala hal yang
berbau kebaikan, Memiliki rasa iba , dan lain sebagainya. Inilah
yang dimanfaatkan oleh setan untuk menghancurkan hidup musuhnya.
Setan tahu setiap Lelaki yang baik ingin membahagiakan keluarganya.
Keinginan ini dibesar-besarkan oleh setan dan setan pun membisikan
‘janji-janji indah’ sehingga lelaki tersebut melakukan apa saja
asalkan keluarganya bahagia, korupsi misalnya. Memakan makanan hasil
dari uang haram akan berpengaruh terhadap perilaku seseorang, sebab
makanan tersebut membentuk sel-sel yang memiliki natur gelap (zhulmaniyah).
Wajar jika di kemudian hari ada anaknya yang durhaka, menjadi
pecandu Narkoba, hamil di luar nikah, dan istri membangkang kepada
suami. Tidak hanya itu, dampak korupsi yang dilakukannya
mengakibatkan kemiskinan dan kekacauan menyebarluas yang menyebabkan
ribuan orang menderita, saling bunuh, menjadi pengemis dan
sebagainya; kebahagiaan yang mula-mula dicari melalui korupsi,
penderitaan dan kehinaan yang didapatkan apalagi jika telah
diketahui oleh orang banyak. Setan tahu bahwa akan banyak orang yang
- karena fitrahnya yang suka dengan kebaikan - ingin memperbaiki
segala kekacauan yang sedang terjadi. Setan mendatangi mereka dengan
penuh wibawa dan nasihat-nasihat yang tampaknya masuk akal , padahal
akhirnya menyesatkan dan semakin menjadikan dunia ini kacau. Setelah
jiwanya rusak, atas pengaruh sihir dan bisikan Setan, mengakulah dia
sebagai manusia pilihan, penyelamat umat manusia, sahabat malaikat
Jibril, Nabi, Imam Mahdi, atau Satria Piningit. Setan ingin manusia
menjalani hidup penuh masalah baik di dunia ini maupun di akhirat
kelak dengan tak henti-hentinya memperdaya manusia dengan
janji-janji kosong. Sekedar mengingatkan kepada mereka yang
melakukan korupsi atas tekanan dari sifat buruk istri, ingatlah,
bahwa dengan rejeki halal saja istri Anda berperangai buruk, apalagi
jika diberi rejeki haram? Tentunya perangai buruk istri akan semakin
menjad-jadi. Yang sangat disayangkan adalah sebuah keluarga
sederhana yang damai tiba-tiba hancur setelah menjadi keluarga
bergelimang harta yang haram. Istri yang tadinya patuh kini
berselingkuh, anak-anak tercinta yang tadinya lugu terjerat narkoba,
keakraban hilang, suami yang dulu baik sekarang keluar masuk
lokalisasi dan diskotik. Wallahu a'lam.
Terapi Berkhitan
Dr. R. H. Su’dan M.D., S.K.M. dalam bukunya
yang berjudul “Al-Qur’an & Panduan Kesehatan Masyarakat” menulis
pada halaman 84 : Banyak ahli kedokteran yang mengusulkan supaya
diadakan peraturan khitanan masal. Misalnya Loeb, Van Driel, Van Der
Hoog, Van Deinse, Ahmad Ramali dan lain sebagainya. Oleh karena
khitan merupakan cara yang amat jitu untuk memberantas penyakit
kelamin, mereka mendesak diadakannya peraturan khitan masal pada
pemerintah. Sehingga mempropagandakan khitan adalah kewajiban utama
dari tiap-tiap dokter masa kini. Semua ahli penyakit kelamin sepakat
mengatakan bahwa kulup tempat paling disukai syphilis. Praktek
menyeluruh khitanan mengurangi terjadinya syphilis pada laki-laki
25-73 %. Khitan adalah suatu usaha pencegahan terhadap penyakit
kelamin, dan ini terbukti.
Sebuah majalah medis terkenal di Inggris, BMG,
pernah menurunkan makalah tentang kanker kelamin dan
penyebab-penyebabnya pada tahun 1986. Diantara keterangannya adalah,
"Sesungguhnya kanker kelamin sangat kecil sekali terjadi di kalangan
yahudi dan negeri-negeri muslim, sebab mereka ini melakukan khitan
semenjak usia anak-anak. Dan data statistik medis menunjukkan bahwa
kanker kemaluan yang terjadi pada kalangan yahudi tidak terjadi
kecuali hanya terhadap 9 penderita saja dalam setahun."
Terapi Bergaul dengan orang-orang Shalih
Abdul Mujib M.Ag & Jusuf Mudzakir, M. Si.
dalam bukunya yang berjudul Nuansa-nuansa Psikologi Islam,
menjelaskan bahwa Orang-orang salih adalah orang yang mampu
mengintegrasikan dirinya dan mampu mengaktualisasikan potensinya
semaksimal mungkin dalam berbagai dimensi kehidupan. Ia tidak hanya
baik terhadap dirinya, melainkan juga baik terhadap keluarga,
masyarakat, hewan, tumbuhan, bahkan pada bendabenda mati. Ia berbuat
baik sebab ia tahu bahwa Allah SWT. menciptakan semua makhluk
memiliki hikmah dan asrar (rahasia-rahasia) tertentu. Jika seseorang
dapat bergaul dengan orang salih berarti ia dapat “berbagi rasa dan
berbagi pengalaman”. Nasihat-nasihat orang salih akan dapat
memberikan terapi bagi kelainan atau penyakit mental seseorang.
Terapi Menceritakan Nikmat-nikmat dari Allah
Dengan mengetahui dan menceritakan
nikmat-nikmat dari Allah (baik yang nampak maupun yang tersembunyi),
niscaya seorang hamba akan hilang rasa sedih dan duka citanya,
bahkan walaupun seorang hamba dalam keadaan miskin, sakit, atau
tertimpa musibah lainnya, maka orang tersebut akan tetap di dalam
kebahagiaan dan ketentraman. dia akan senantiasa bersyukur dengan
semua nikmat Allah yang telah diberikan kepadanya. apabila seorang
hamba mau memikirkan dan membandingkan antara nikmat yang telah
diterimanya dengan musibah/ kesulitan yang menimpanya, maka musibah
dan kesulitan itu tidak ada artinya dibandingkan dengan nikmat yang
telah dirasakannya yang tak terbilang dan terhitung dengan seluruh
harta benda.
Terapi Menyibukkan diri dengan ilmu dan
amal yang bermanfaat
Kebahagiaan, kedamaian, dan ketentraman hati
senantiasa berawal dari ilmu pengetahuan. Itu terjadi karena ilmu
mampu menembus yang samar, menemukan sesuatu yang hilang, dan
menyingkap yang tersembunyi. Selain itu, naluri dari jiwa manusia
itu adalah selalu ingin mengetahui hal-hal yang baru dan ingin
mengungkap sesuatu yang menarik. Kebodohan itu sangat membosankan
dan menyedihkan. Pasalnya, ia tidak pernah memunculkan hal baru yang
lebih menarik dan segar, yang kemarin seperti hari ini, dan yang
hari ini pun akan sama dengan yang akan terjadi esok hari. Bila Anda
ingin senantiasa bahagia, tuntutlah ilmu, galilah pengetahuan, dan
raihlah pelbagai manfaat, niscaya semua kesedihan, kepedihan dan
kecemasan itu akan sirna.
Bila anda menyibukan diri dengan ilmu dan amal
yang bermanfaat otomatis anda akan melupakan hal-hal yang
mendatangkan kesedihan dan duka cita. Maka jiwapun akan terasa
senang. Betapa banyak orang yang diuji dengan kegelisahan dan
banyaknya kesulitan, kemudian hilang darinya berbagai macam penyakit.
Dan yang menjadi obatnya ialah melupakan sebab-sebab yang
menyedihkan dan menggelisahkan, kemudian hanya menyibukkan diri
dengan amal-amal yang bermanfaat.
|